Menemukan bulu babi dengan wujud duri hitam panjang-panjang dan sepasang mata mengkilat warna putih di pantai liang dan titik-titik lain TNLB? Ini termasuk salah satu pertanda berubahnya ekosistem laut. Asalnya bisa dari serpih-serpih sampah dan ceceran limbah yang bertumpuk membentuk koloni hewan-hewan baru.
Meski demikian, masih terselip kebanggaan karena disinilah di temukan iklan purba Coelacanth (latimeria menadoensis) atau di kenal local sebagai “Raja Laut”. Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menyokong kelangsungan TNLB:
1. Membawa kantong plastik sebagai wadah sampah pribadi saat menginap di bungalow, naik perahu dan beraktivitas. Pastikan untuk membuangnya ke tempat sampah atau dibawa pulang kembali (tidak di buang di pulau).
2. Mengenakan pelindung kaki untuk mencegah terkena pecahan beling dan tutup botol dari logam yang kini mudah di jumpai di sepanjang pesisir, serta membawa kantong plastik untuk menampung benda-benda berbahaya itu.
3. tidak membuang sampah yang sulit terurai secara alami selagi tinggal di pulau. Seperti aneka plastik pembungkus dan baterai kamera atau senter.
4. Hemat pemakaian air selagi tinggal di pulau, baik untuk mandi atau mencuci pakaian.
5. Tidak membuang puntung rokok sembarangan, termasuk ke laut.
6. Tidak menginjak koral selagi snorkeling atau menyelam, termasuk menyentuhnya dengan tangan apalagi memetiknya.
Oleh MANGGALANI R. UKIRSARI
National Geographic Traveller Vol. 1 No. 3 2009
Meski demikian, masih terselip kebanggaan karena disinilah di temukan iklan purba Coelacanth (latimeria menadoensis) atau di kenal local sebagai “Raja Laut”. Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menyokong kelangsungan TNLB:
1. Membawa kantong plastik sebagai wadah sampah pribadi saat menginap di bungalow, naik perahu dan beraktivitas. Pastikan untuk membuangnya ke tempat sampah atau dibawa pulang kembali (tidak di buang di pulau).
2. Mengenakan pelindung kaki untuk mencegah terkena pecahan beling dan tutup botol dari logam yang kini mudah di jumpai di sepanjang pesisir, serta membawa kantong plastik untuk menampung benda-benda berbahaya itu.
3. tidak membuang sampah yang sulit terurai secara alami selagi tinggal di pulau. Seperti aneka plastik pembungkus dan baterai kamera atau senter.
4. Hemat pemakaian air selagi tinggal di pulau, baik untuk mandi atau mencuci pakaian.
5. Tidak membuang puntung rokok sembarangan, termasuk ke laut.
6. Tidak menginjak koral selagi snorkeling atau menyelam, termasuk menyentuhnya dengan tangan apalagi memetiknya.
Oleh MANGGALANI R. UKIRSARI
National Geographic Traveller Vol. 1 No. 3 2009