Jalan-jalan di BALI

Senin, 04 Januari 2010

Setelah tak bisa menampik godaan denyut ramai matahari terbenam, selanjutnya, banyak pejalan jatuh hati pada ”bali sejati” : dataran tinggi Ubud, dan landai pantai bali barat atau sanur di timur.

Rata-rata pejalan menghabiskan 1-2 minggu untuk menghirup energi baru dari keteduhan desa internasional Ubud, di Kabupaten Gianyar, sekitar 30 km dari Denpasar, didaratan dengan ketinggian 600 m dpl.

Keramahan masyarakat serta keindahan panoramanya telah memikat pelukis, pemahat, penari – sebagian asal mancanegara - untuk menetap. Contohnya, Hitek Tjampuhan dan spa (1928) yang tadinya merupakan kediaman walter spies serta royal pita maha (1934) milik Tjokorda Gde Agung Sukawati. Sementara Taman Nasional Bali Barat dan lokasi penyelaman pulau menjangan merupakan daya tarik utama wisata di ujung barat pulau pulau dewata. Bila beruntung kita kita masih bisa menyaksikan curik atau jalak abali (leucopsar rothschilldi) yang nasibnya mendekati harimau bali (panthera tigris balica), dinyatakan punah sejak 1937.atau menyelami tujuh titik lokasi di sekitar pulau menjangan. Kala surface interfal, kita dapat menyaksikan rusa (mantiacus muntjak) menampakan diri di pulau yang meminjam namanya : menjangan

Sanur kawasan pantai di Kabupaten Badung, timur bali, 6 km dari Denpasar, menjadi tujuan berselancar dan menikmati matahari terbit. Museum le-Mayeur, pasar seni duyung dan griya, ramai dikunjungi untuk mereguk adikarya seni bali. Sanur juga menjadi titik pemberangkatan terdekat untuk petualangan bahari di Nusa Penida dan Lembongan.

Terletak di jalan raya tjampuan yang membelah Ubud. Sejalan dengan aneka pemandangan dan Antonio Blanco Museum, istana dan pasar Ubud. Di ambang kamar, indra penciuman disambut semerbak lembut daun pandan cincang segar dalam cawan kecil di meja, dekat tempat tidur berkelambu. Ini merupakan aromatherapy alami dari sendiri. Udara segar dan sinar mentari menembus kamar. Penyejuk udara dan televisi rasanya tak perlu di manfaatkan kali ini. Lebih baik santai di teras, menikmati taman tropis dan petak-petak hijau sawah padi yang ada di sisi resort, yang tak jarang disinggahi bebek beriringan – sebuah kesegaran penuh keakraban khas desa.

Kegiatan lain, membaca buku favorit, berjalan kaki, bersepeda atau memanjakan diri dengan spa ala Bali yang diakui sebagai yang terbaik didunia.

Gaya modern berpadu sentuhan tradisional bali, small boutique resort, fasilitas bintang 3 (***) tersedia hanya 11 anjungan (pavilion) –superior dan deluxe pavilion, raka dan anini suite, 27-44 m2, bertarif US$ 133.10- 199.65/ malam termasuk sarapan. Antar jemput bandara US$ 15/orang, atau bila sendirian satu mobil, membayar untuk dua orang. Hubungi 0361-975213 http://aninirakaresort.com

Sumber :
National Geographic Traveller Indonesia



*****
Related Posts by Categories