LOKASI PENYELAMAN TERBAIK INDONESIA : PAPUA

Jumat, 09 Oktober 2009

16 LOKASI PENYELAMAN TERBAIK INDONESIA
Indonesia Best Diving Site/Location

Panorama surga bawah laut yang memukau, mendorong penyelam lokal dan asing untuk datang lagi.
Responden NG TRAVELER Indonesia memilih dan menilai peringkatnya.
Oleh CHRISTIANTIOWATI dan MANGGALANI R UKIRSARI,
Sumber data: LITBANG NG TRAVELER INDONESIA

01. PAPUA: Kepulauan Raja Ampat (Nilai: 4,23) Responden memberikan nilai tertinggi untuk keragaman dan keindahannya (4,81) serta kelestarian lokasi. Sekaligus menjadi impian para penyelam yang belum pernah berkunjung kesana (36%).

“Kehidupan bawah laut belum terganggu dan saya berharap akan demikian seterusnya. Lokasi tepat untuk menikmati ikan, terumbu karang dan relik dari Perang Dunia II,” kata responden Daniel Abimanju Carnadie, jakarta.

Dari Jakarta, peminat mesti melintasi dua zona waktu dangan penerbangan lebih dari 7 jam untuk tiba di Sorong, gerbang taman laut gugus 610 pulau yang berlokasi di depan kepala burung Papua. Lebih dari 540 jenis karang keras (75% jenis karang keras dunia), 1.000 jenis ikan karang dan 700 jenis moluska siap dieksplorasi dan dinikmati keindahannya.

Liputan menyeluruh soal Raja Ampat pernah dibuat oleh NATIONAL GEOGRAPHIC yang dilakukan oleh David Doubillet. Mengambil materi dunia bawah laut, berdasar fakta kelengkapan biota laut di Raja Ampat.

Beberapa daya tarik utamanya : karang dinding berposisi hampir vertikal, laguna dengan kanal-kanal, gua sampai aneka hiu jinak. Dari si mini “Papuan Epaulette” sampai hiu karpet “Wobbegong Shark”, “pigmy seahorse” seruas kelingking hingga pari hantu dengan bentang sayap mencapai 5m, “Napoleon Wrasse” dan barakuda masih mudah ditemui.

Sekitar 65 bangkai kapal dan 35 bangkai pesawat peningglan PD II makin memperkaya dunia bawah laut Raja Ampat. Pesona bawah laut Kepulauan Raja Ampat mampu ‘membius’ para penyelam, hingga tak sempat melakukan kunjungan darat lebih jauh lagi. Padahal, kondisi alam papua yang cantik sayang bila dilewatkan. Contohnya bertandang ke Pulau seperti Misool, Batanta dan Salawati.

Sumber :
NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER Indonesia




*****
Related Posts by Categories