LOKASI PENYELAMAN TERBAIK INDONESIA
02. NUSA TENGGARA TIMUR: Komodo Rinca (Nilai: 4,23) Dipilih karena nilai tantangan dan kesulitan tinggi untuk tiba dilokasi bawah air (4,42) dan menempati peringkat kedua setelah Raja Ampat untuk soal kelestarian lokasi (4,24).
“Lokasi yang komplit, dengan keanekaragaman terumbu karang dan biota laut berpadu arus kuat menjadi tantangan tersendiri,” ujar Fajar Anshori, Jakarta, salah satu responden dari survey yang digelar Litbang NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER INDONESIA.
Untuk mencapai lokasi, silahkan ambil penerbangan Denpasar, lanjut pesawat kecil ke Labuan Bajo. Dari sana, pilih liveaboard atau perahu motor ke titik penyelaman.
Atraksi Utamanya hiu paus, pari manta, aneka bentukan atau formasi dasar laut sampai dinding dan cerukan terumbu karang. Warna-warna indah menjadikan suasana bawah laut makin cantik. Pari manta bintik putih mirip elang (Aetobatis narinari) berbentang sirip 2,3 m bisa ditemukan di perairan ini. Apel laut atau tripang merah (Pseudocolchirus violaceus), spotfin lionfish (pteoris antennata), firefish (Nemateleoris magnifica), Napoleon wrasse dan moray eels (Gymnothorax fimbriatus) juga ada. Kawasan ini merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo dan rumah bagi satwa purba komodo (Varanus komodoensis) yang tengah di calonkan untuk menjadi satu dari New 7 Wonders of Nature.
Sumber :
NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER Indonesia
“Lokasi yang komplit, dengan keanekaragaman terumbu karang dan biota laut berpadu arus kuat menjadi tantangan tersendiri,” ujar Fajar Anshori, Jakarta, salah satu responden dari survey yang digelar Litbang NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER INDONESIA.
Untuk mencapai lokasi, silahkan ambil penerbangan Denpasar, lanjut pesawat kecil ke Labuan Bajo. Dari sana, pilih liveaboard atau perahu motor ke titik penyelaman.
Atraksi Utamanya hiu paus, pari manta, aneka bentukan atau formasi dasar laut sampai dinding dan cerukan terumbu karang. Warna-warna indah menjadikan suasana bawah laut makin cantik. Pari manta bintik putih mirip elang (Aetobatis narinari) berbentang sirip 2,3 m bisa ditemukan di perairan ini. Apel laut atau tripang merah (Pseudocolchirus violaceus), spotfin lionfish (pteoris antennata), firefish (Nemateleoris magnifica), Napoleon wrasse dan moray eels (Gymnothorax fimbriatus) juga ada. Kawasan ini merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo dan rumah bagi satwa purba komodo (Varanus komodoensis) yang tengah di calonkan untuk menjadi satu dari New 7 Wonders of Nature.
Sumber :
NATIONAL GEOGRAPHIC TRAVELER Indonesia