Hotel Sesuai, Lokasi Keliru

Jumat, 21 Agustus 2009

Hotel Sesuai, Lokasi Keliru
Kamar yang dipilih ternyata tidak seperti yang diharapkan.
Bisakah minta pengembalian uang?
Oleh CHRISTOPHER ELLIOT

Saya mengalami masalah pemesanan kamar hotel dimana kenyataan ternyata tidak sesuai dengan harapan. Saya dan pasangan memutuskan pergi ke San Francisco untuk merayakan lima tahun kebersamaan kami dan memesan kamar hotel melalui Priceline.com. Saya melakukan beberapa pilihan di area-area yang kami inginkan. (Pricelines membagi kota ke dalam area-area, dan Anda menentukan pilihan untuk lokasi di area yang diinginkan.)

Saat menjatuhkan pilihan terakhir, terjadi keanehan. Entah bagaimana, terjadi pilihan hotel di area yang keliru. Saya hubungi Priceline untuk kesalahan ini, tapi agen mereka bersikeras bahwa itu pilihan saya sendiri dan saya sedang sial. Jika Anda melihat catatan pilihan yang saya lakukan, Anda akan melihat saya tidak pernah memilih area hotel yang ditetapkan oleh Priceline dan terpaksa kami tinggali.- L. Vu, San Jose, California.

J: Seharusnya Priceline tidak memaksa Anda membayar kamar hotel di area yang tidak dipilih. Mengatakan Anda ”sedang sial” juga bukan layanan yang baik.

Saat Anda melakukan pemesanan kamar hotel melalui pilihan ”Name Your Own Price” (Tentukan Sendiri Tarifnya) di situs Priciline, nama hotel tidak akan muncul sampai penawaran Anda terima. Itulah sebabnya mengapa Priceline seringkali disebut sebagai situs perjalanan ”tidak transparan” karena pemesanan hotel yang Anda lakukan tidak terperinci dan dijelaskan secara lengkap.

Saya sering mendengar keluhan dari para pejalan yang telah menentukan satu pilihan tetapi pada kenyataannya berakhir dengan kamar berbeda dengan pilihan mereka.

Saya tanyakan kepada Priceline mengenai transaksi Anda, dan seorang agen mereka tidak menyangkal. Kabar beik untuk Anda, tetapi bagaimana dengan pelanggan berikutnya yang terjebak di area kelabu ketidaktransparanan milik Priceline? Respon yang lebih tepat, melakukan penelaahan menyeluruh terhadap situs mereka, termasuk cara mereka menampilkan area-area pilihan dan menentukannya sebagai pilihan terakhir pelanggan. Anda bukan orang pertama yang bingung dan terkecoh, dan pastinya bukan yang terakhir. Sebaiknya lebih berhati-hati dan cermat saat berurusan atau melakukan transaksi dengan sang negosiator. Pembacapun sebaiknya begitu.

From :
National Geographic Traveller Indonesia



*****
Related Posts by Categories