Survei Online Hotel Favorit | National Geographic Traveler Indonesia

Rabu, 19 Agustus 2009

Selaras dengan sarasehan hotel terbaik yang kami gelar dengan mengundang para pakar public figure dan pejalan dari berbagai latar–belakang, kami juga membuka survey hotel terbaik 2009 yang dilakukan secara Online. Dapat ditemui di tautan http://nationalgeographic.co.id/survey/. Disini, para pembaca dan pemerhati dapat memberikan suara serta memilih hotel terbaik versi masing-masing, berdasar daftar dari sumber data National Geographic traveler yang di susun secara geografis.

Hanya, sedikit berbeda di banding sarasehan hotel terbaik yang kami gelar, pada versi online pihak Litbang National Geographic Traveler memberi batasan umum terhadap segi–segi yang dinilai, yaitu ;
• Kondisi kamar
• Keamanan dan keselamatan
• Makanan
• Pelayanan (service)
• Fasilitas
• Pemesanan via internet
• Segi arsitektur, pemandangan hotel
• Lokasi dan kemudahan akses
• Keramahan sosial dan lingkungan
• Nilai kepuasan di bandingkan harga

Silahkan terus memantau hasil survey hotel terbaik National geographic Traveler 2009 di situs kami dan edisi mendatang.

Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada para pembaca National Geographic Traveler versi cetak maupun online yang telah meluangkan waktu untuk memberikan voting atau penilaian terhadap tempat–tempat menginap di tanah air. Harapannya, dengan penilaian ini di peroleh kondisi realistis dari tempat yang bersangkutan dan memberikan bantuan terhadap para pejalan soal akomodasi komersial.

Beberapa komentar dari pengisi survey dapat memberikan deskripsi atau gambaran kondisi ideal atau yang diinginkan oleh para pejalan serta pelaku bisnis dalam mencari penginapan. Seperti penuturan Junaidi Kurniawan dari Jawa Timur. Pilihannya jatuh pada hotel Shangrila, Surabaya. “memiliki sajian masakan enak, pelayanan memuaskan serta lokasi strategis (dalam kota).”

Senada pendapat Mazri Tanjung dari Padang, Sumatera Barat. Ia memfavoritkan Aston Rasuna, Jakarta dengan pertimbangan dekat Sentra Bisnis. ”Ekspektasi melebihi harga dan aksesnya sangat strategis, berada di segitiga Emas Jakarta. Keamanannya bagus.”

Lain lagi kecenderungan para pejalan atau peserta survey yang menginginkan suasana lepas dari bungkus kota besar, tengah kota atau sentra bisnis. Seperti komentar Febi Jonatan, Bekasi Timur. Ia berikan catatan khusus untuk Novotel Kuta, Lombok. ”Letak di area terpencil dengan pantai pribadi serta resort yang nyaman ditunjang harga bagus membuat saya memilih hotel ini.”

Selain pilihan hotel di jantung kota hotel tempat terpencil, ada pendapat dari segi historis. Rendra Hertiandhi, Banten menyebut Hotel Majapahit sebagai tempat yang memenuhi kriterianya, ”klasik, antik, eksotis dengan harga sepadan.”


Hotel Favorit
Pilihan Peserta Sarasehan


• Hotel Niagara, Lawang
• Hotel Majapahit, Surabaya
• Roemahkoe Bed and Breakfast, Solo
• Hotel Candi Baru, Semarang
• Pondok SVD, Riung, Florest
• Menjangan Resort, Bali Barat
• Begawan Giri, Ubud, Bali
• Sheraton Timika, Papua Barat
• ECO Hotel, Lembah Harau, Bukit Tinggi, Sumatera Barat
• The St Regis, Nusa Dua, Bali
• The Mansion, Ubud, Bali
• Java Cove, Pangandaran, Jawa Barat
• Ritz Carlton, Bali
• Kima Bajo, Manado, Sulawesi utara
• Kampong Sampireun, Garut, Jawa Barat
• Lava View Lodge, probolinggo
• Sabang Guesthouse, Sabang, Naggroe Aceh Darussalam
• Hotel Santika Premiere, Manado, Sulawesi Utara
• four Season, Jimbaran, Bali
• alila Icon, Kemang, Jakarta
• Hotel Maya, Ubud, Bali
• Eco Resort, Raja ampat, papua Barat
• Novotel, Kuta, Lombok NTB
• Hotel Tanjung Sari, sanur, Bali

National Geographic Traveller Indonesia


*****
Related Posts by Categories